Beranda / Rekomendasi Terbit / SURVEY INDEKS KESALEHAN SOSIAL (IKS) Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul SURVEY INDEKS KESALEHAN SOSIAL (IKS) Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Ngawi
Tanggal Terbit 17 Maret 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3521.003
Judul Kegiatan :
SURVEY INDEKS KESALEHAN SOSIAL (IKS)
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Ngawi
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Teuku Umar No.12, Ngawi
Telepon:
0351746709
Faksmile:
0351746709
Email:
bappeda@ngawikab.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
MUTIARA WIDYASWARI AKNY, S,STP,M.Si
Jabatan:
Kabid Rendalev
Alamat:
Jl Teuku Umar 12 Ngawi
Telepon:
085649109877
Faksmile:
085649109877
Email:
mutiara.akny@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Manusia dalam bertindak di kehidupan sehari-hari tidak bisa lepas dari peraturan agama, dimana setiap agama memiliki sistem kepercayaan, keyakinan serta keimanan dan ibadah masing-masing. Tetapi, pada dasarnya setiap agama mempunyai pesan universal yang sama bagi umatnya, dimana bermuara pada perbuatan baik yang dilakukan kepada sesama manusia (Handayani, 2021). Seorang pemeluk agama dituntun untuk peduli, saling membantu, santun, saling menghargai hak sesama serta bisa berempati kepada orang lain sehingga terbangun kebaikan sosial. Kesholehan seseorang merupakan bentuk dari orientasi religiousitas seseorang, yang tidak saja berhubungan dengan Tuhan tetapi juga memberikan gambaran mengenai hubungan individu dengan sesamanya. Menurut Helmiati (2020), 
kesholehan sosial merupakan perilaku orang-orang yang sangat perduli terhadap nilai -nilai yang bersifat sosial, dimana salah satu cirinya adalah tidak hanya rajin dan tekun beribadah melainkan juga memiliki kepekaan sosial dan berbuat kebajikan untuk orang-orang di sekitarnya sehingga membuat orang-orang merasa nyaman, damai dan tenteram untuk berinteraksi dan bergaul dengan individu tersebut (Ulum et al., 2020). Melakukan identifikasi terhadap kesholehan seseorang bukan merupakan perkara yang mudah karena biasanya pengalaman keagamaan tersebut bersifat individual, unik serta mengandung nilai-nilai emosional sehingga sulit untuk dikuantifikasikan. Tetapi, kesholehan sosial tersebut tetap bisa diidentifikasi dengan memperhatikan beberapa hal, misalkan saja dengan pengamalan atau perilaku keagamaan serta perilaku seseorang dalam hal pengamalan kesholehan sosial yang berasal dari kebiasaan hidup.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Untuk mendapatkan informasi tentang nilai Indeks Kesalehan Sosial secara detail yang nantinya bias menjadi masukan bagi pimpinan dalam menetapkan kebijakan

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
02 Februari 2026
14 Februari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
20 Februari 2026
03 Maret 2026
C. Pengolahan
10 Maret 2026
31 Maret 2026
D. Analisis
01 April 2026
25 April 2026
E. Penyajian
28 April 2026
12 Juni 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 kepedulian sosial merupakan sebuah sikap keterhubungan dengan manusia pada umumnya, sebuah empati bagi setiap anggota manusia untuk membantu orang lain atau sesama 2026
2 Relasi antar manuasia Perlakuan sama, tidak mencela fisik, menghargai kebudayaan, memelihara tradisi, memanfaatkan tradisi 2026
3 Etika dan Budi Pekerti Sopan di jalan, Tutur baik, tidak sembarang meludah, menghargai pendapat, menjadi penengah, meberikan ketenangan 2026
4 Melestarikan lingkungan menjaga kebersihan, penggunaan listrik yang baik, di siplin buang sampah, penghijauan 2026
5 Patuh pada Peraturan Negara Patuh Lalin,taatpajak, tidak suap, taat peraturan desa, setia NKRI 2026
6 Ketaatan Beragama Ketaatan Beragama 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
  • Pengamatan
  • Pengumpulan Data Sekunder
  • Lainnya : studi pustaka
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
  • Mail
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Nonprobabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Quota Sampling
5.7. Unit Sampel:
Warga Kabupaten Ngawi
5.8. Unit Observasi:
Warga Kabupaten Ngawi dengan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu
5.9. Jumlah Responden:
500
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Ya
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sarjana
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 10 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif Dan Analisis Inferensia
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak