Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | SURVEY INDEKS KESALEHAN SOSIAL (IKS) Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Survei |
| Instansi | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Ngawi |
| Tanggal Terbit | 17 Maret 2026 |
| Identitas Rekomendasi | V-26.3521.003 |
Manusia dalam bertindak di kehidupan sehari-hari tidak bisa lepas dari peraturan agama, dimana setiap agama memiliki sistem kepercayaan, keyakinan serta keimanan dan ibadah masing-masing. Tetapi, pada dasarnya setiap agama mempunyai pesan universal yang sama bagi umatnya, dimana bermuara pada perbuatan baik yang dilakukan kepada sesama manusia (Handayani, 2021). Seorang pemeluk agama dituntun untuk peduli, saling membantu, santun, saling menghargai hak sesama serta bisa berempati kepada orang lain sehingga terbangun kebaikan sosial. Kesholehan seseorang merupakan bentuk dari orientasi religiousitas seseorang, yang tidak saja berhubungan dengan Tuhan tetapi juga memberikan gambaran mengenai hubungan individu dengan sesamanya. Menurut Helmiati (2020),
kesholehan sosial merupakan perilaku orang-orang yang sangat perduli terhadap nilai -nilai yang bersifat sosial, dimana salah satu cirinya adalah tidak hanya rajin dan tekun beribadah melainkan juga memiliki kepekaan sosial dan berbuat kebajikan untuk orang-orang di sekitarnya sehingga membuat orang-orang merasa nyaman, damai dan tenteram untuk berinteraksi dan bergaul dengan individu tersebut (Ulum et al., 2020). Melakukan identifikasi terhadap kesholehan seseorang bukan merupakan perkara yang mudah karena biasanya pengalaman keagamaan tersebut bersifat individual, unik serta mengandung nilai-nilai emosional sehingga sulit untuk dikuantifikasikan. Tetapi, kesholehan sosial tersebut tetap bisa diidentifikasi dengan memperhatikan beberapa hal, misalkan saja dengan pengamalan atau perilaku keagamaan serta perilaku seseorang dalam hal pengamalan kesholehan sosial yang berasal dari kebiasaan hidup.
Untuk mendapatkan informasi tentang nilai Indeks Kesalehan Sosial secara detail yang nantinya bias menjadi masukan bagi pimpinan dalam menetapkan kebijakan
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
02 Februari 2026
|
14 Februari 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
20 Februari 2026
|
03 Maret 2026
|
| C. | Pengolahan |
10 Maret 2026
|
31 Maret 2026
|
| D. | Analisis |
01 April 2026
|
25 April 2026
|
| E. | Penyajian |
28 April 2026
|
12 Juni 2026
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | kepedulian sosial | merupakan sebuah sikap keterhubungan dengan manusia pada umumnya, sebuah empati bagi setiap anggota manusia untuk membantu orang lain atau sesama | 2026 |
| 2 | Relasi antar manuasia | Perlakuan sama, tidak mencela fisik, menghargai kebudayaan, memelihara tradisi, memanfaatkan tradisi | 2026 |
| 3 | Etika dan Budi Pekerti | Sopan di jalan, Tutur baik, tidak sembarang meludah, menghargai pendapat, menjadi penengah, meberikan ketenangan | 2026 |
| 4 | Melestarikan lingkungan | menjaga kebersihan, penggunaan listrik yang baik, di siplin buang sampah, penghijauan | 2026 |
| 5 | Patuh pada Peraturan Negara | Patuh Lalin,taatpajak, tidak suap, taat peraturan desa, setia NKRI | 2026 |
| 6 | Ketaatan Beragama | Ketaatan Beragama | 2026 |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Wawancara
- Pengamatan
- Pengumpulan Data Sekunder
- Lainnya : studi pustaka
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Kunjungan Kembali
- Individu
- Kabupaten Atau Kota