Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan/ Food Security And Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan/ Food Security And Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo
Tanggal Terbit 17 Maret 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3311.007
Judul Kegiatan :
Kompilasi data Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/ Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA)
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Gedung Menara Wijaya Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 199 Sukoharjo
Telepon:
0271593068
Faksmile:
0271593335
Email:
dinaspangansukoharjo@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Drs. Edy Soeryanta, MH
Jabatan:
Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan
Alamat:
Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo
Telepon:
Faksmile:
Email:
bidangkkpskh@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Informasi tentang ketahanan dan kerentanan pangan penting untuk memberikan informasi kepada para pembuat keputusan dalam pembuatan program dan kebijakan, baik di tingkat pusat maupun tingkat lokal, untuk lebih memprioritaskan intervensi dan program berdasarkan kebutuhan dan potensi dampak kerawanan pangan yang tinggi. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu instrumen untuk mengelola krisis pangan dalam rangka upaya perlindungan/penghindaran dari krisis pangan dan gizi baik jangka pendek, menengah maupun panjang. Dalam rangka menyediakan informasi ketahanan pangan yang yang akurat dan komprehensif, disusunlah Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas-FSVA sebagai instrumen untuk monitoring ketahanan pangan wilayah. Di tingkat nasional FSVA disusun sejak tahun 2002 bekerja sama dengan World Food Programme (WFP). Kerjasama tersebut telah menghasilkan Peta Kerawanan Pangan (Food Insecurity Atlas - FIA) pada tahun 2005. Pada tahun 2009, 2015, 2018 disusun Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA).

3.2. Tujuan Kegiatan:
  • Sebagai salah satu instrumen yang digunakan stakeholder terkait baik pusat dan daerah dalam melakukan intervensi pembangunan
  • Rekomendasi kebijakan di bidang pangan
  • Penurunan desa/kelurahan rentan rawan pangan
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
01 Maret 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
18 Maret 2026
31 Mei 2026
C. Pengolahan
01 Juni 2026
30 Juni 2026
D. Analisis
01 Juli 2026
31 Desember 2026
E. Penyajian
01 Januari 2027
01 Januari 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Rasio konsumsi normatif per kapita terhadap ketersediaan Pangan (beras + jagung + ubi kayu + ubi jalar + sagu + pisang) Rasio konsumsi normatif per kapita terhadap ketersediaan Pangan (beras + jagung + ubi kayu + ubi jalar + sagu + pisang) 2025
2 Rasio ketersediaan energi per kapita per hari terhadap standar kebutuhan Rasio ketersediaan energi per kapita per hari terhadap standar kebutuhan 2025
3 Rasio ketersediaan protein hewani per kapita per hari terhadap standar kebutuhannya Rasio ketersediaan protein hewani per kapita per hari terhadap standar kebutuhannya 2025
4 Rasio cadangan Pangan per kapita Rasio cadangan Pangan per kapita 2025
5 Persentase penduduk dengan tingkat kesejahteraan rendah Persentase penduduk dengan tingkat kesejahteraan rendah 2025
6 Koefisien varian harga (beras medium, daging ayam ras, telur ayam, dan minyak goreng) Koefisien varian harga (beras medium, daging ayam ras, telur ayam, dan minyak goreng) 2025
7 Prevalence of Undernourishment (PoU) Prevalence of Undernourishment (PoU) 2025
8 Rata-rata lama sekolah perempuan umur di atas 15 (lima belas) tahun Rata-rata lama sekolah perempuan umur di atas 15 (lima belas) tahun 2025
9 Persentase rumah tangga tanpa akses air bersih Persentase rumah tangga tanpa akses air bersih 2025
10 Skor Pola Pangan Harapan (PPH) konsumsi Skor Pola Pangan Harapan (PPH) konsumsi 2025
11 Persentase balita dengan tinggi badan di bawah standar (stunting) Persentase balita dengan tinggi badan di bawah standar (stunting) 2025
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Mail
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
  • Supervisi
  • Task Force
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif Dan Analisis Inferensia
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Desa
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Ya