Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan/ Food Security And Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo |
| Tanggal Terbit | 17 Maret 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.3311.007 |
Informasi tentang ketahanan dan kerentanan pangan penting untuk memberikan informasi kepada para pembuat keputusan dalam pembuatan program dan kebijakan, baik di tingkat pusat maupun tingkat lokal, untuk lebih memprioritaskan intervensi dan program berdasarkan kebutuhan dan potensi dampak kerawanan pangan yang tinggi. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu instrumen untuk mengelola krisis pangan dalam rangka upaya perlindungan/penghindaran dari krisis pangan dan gizi baik jangka pendek, menengah maupun panjang. Dalam rangka menyediakan informasi ketahanan pangan yang yang akurat dan komprehensif, disusunlah Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas-FSVA sebagai instrumen untuk monitoring ketahanan pangan wilayah. Di tingkat nasional FSVA disusun sejak tahun 2002 bekerja sama dengan World Food Programme (WFP). Kerjasama tersebut telah menghasilkan Peta Kerawanan Pangan (Food Insecurity Atlas - FIA) pada tahun 2005. Pada tahun 2009, 2015, 2018 disusun Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA).
- Sebagai salah satu instrumen yang digunakan stakeholder terkait baik pusat dan daerah dalam melakukan intervensi pembangunan
- Rekomendasi kebijakan di bidang pangan
- Penurunan desa/kelurahan rentan rawan pangan
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
01 Januari 2026
|
01 Maret 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
18 Maret 2026
|
31 Mei 2026
|
| C. | Pengolahan |
01 Juni 2026
|
30 Juni 2026
|
| D. | Analisis |
01 Juli 2026
|
31 Desember 2026
|
| E. | Penyajian |
01 Januari 2027
|
01 Januari 2027
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Rasio konsumsi normatif per kapita terhadap ketersediaan Pangan (beras + jagung + ubi kayu + ubi jalar + sagu + pisang) | Rasio konsumsi normatif per kapita terhadap ketersediaan Pangan (beras + jagung + ubi kayu + ubi jalar + sagu + pisang) | 2025 |
| 2 | Rasio ketersediaan energi per kapita per hari terhadap standar kebutuhan | Rasio ketersediaan energi per kapita per hari terhadap standar kebutuhan | 2025 |
| 3 | Rasio ketersediaan protein hewani per kapita per hari terhadap standar kebutuhannya | Rasio ketersediaan protein hewani per kapita per hari terhadap standar kebutuhannya | 2025 |
| 4 | Rasio cadangan Pangan per kapita | Rasio cadangan Pangan per kapita | 2025 |
| 5 | Persentase penduduk dengan tingkat kesejahteraan rendah | Persentase penduduk dengan tingkat kesejahteraan rendah | 2025 |
| 6 | Koefisien varian harga (beras medium, daging ayam ras, telur ayam, dan minyak goreng) | Koefisien varian harga (beras medium, daging ayam ras, telur ayam, dan minyak goreng) | 2025 |
| 7 | Prevalence of Undernourishment (PoU) | Prevalence of Undernourishment (PoU) | 2025 |
| 8 | Rata-rata lama sekolah perempuan umur di atas 15 (lima belas) tahun | Rata-rata lama sekolah perempuan umur di atas 15 (lima belas) tahun | 2025 |
| 9 | Persentase rumah tangga tanpa akses air bersih | Persentase rumah tangga tanpa akses air bersih | 2025 |
| 10 | Skor Pola Pangan Harapan (PPH) konsumsi | Skor Pola Pangan Harapan (PPH) konsumsi | 2025 |
| 11 | Persentase balita dengan tinggi badan di bawah standar (stunting) | Persentase balita dengan tinggi badan di bawah standar (stunting) | 2025 |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Kunjungan Kembali
- Supervisi
- Task Force
- Lainnya : Desa
- Kabupaten Atau Kota