Beranda / Rekomendasi Terbit / Survei Pengumpulan Data Komoditas Perkebunan Kota Semarang Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Survei Pengumpulan Data Komoditas Perkebunan Kota Semarang Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Dinas Pertanian Kota Semarang
Tanggal Terbit 26 Agustus 2026
Identitas Rekomendasi V-26.3374.008
Judul Kegiatan :
Survei Pengumpulan Data Komoditas Perkebunan Kota Semarang
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pertanian Kota Semarang
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
JL. Slamet Riyadi, No. 4B, Gayamsari, Kota Semarang
Telepon:
(024) 6714930
Faksmile:
(024) 6714930
Email:
pertanian@semarangkota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Sri Yulyarti, SP., MM.
Jabatan:
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan
Alamat:
Kota Semarang
Telepon:
081310159051
Faksmile:
Email:
pertanian@semarangkota.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Data statistik pertanian merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan daerah. Ketersediaan data yang akurat, mutakhir, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan pertanian, termasuk pada subsektor perkebunan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan data statistik pertanian yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan agar mampu menggambarkan kondisi dan perkembangan komoditas perkebunan di Kota Semarang secara objektif. Kota Semarang sebagai wilayah perkotaan memiliki karakteristik pengembangan pertanian yang berbeda dengan wilayah perdesaan. Meskipun menghadapi keterbatasan lahan dan tekanan perkembangan kawasan perkotaan, beberapa wilayah di Kota Semarang masih memiliki potensi pengembangan komoditas perkebunan, baik yang diusahakan pada lahan pertanian, pekarangan, kebun campuran, maupun kawasan lainnya. Komoditas perkebunan tersebut memiliki nilai ekonomi dan berpotensi mendukung peningkatan pendapatan masyarakat serta pengembangan komoditas unggulan daerah.

Namun demikian, ketersediaan data komoditas perkebunan di tingkat Kota Semarang masih perlu diperkuat, khususnya data mengenai jenis komoditas, luas areal, jumlah tanaman, tanaman menghasilkan, produksi, produktivitas, lokasi pengusahaan, serta karakteristik pelaku usaha. Data yang tersedia perlu dikumpulkan dan diperbarui secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi lapangan. Data yang tidak mutakhir atau belum terintegrasi dapat menyebabkan kesulitan dalam menentukan potensi, permasalahan, dan prioritas pengembangan komoditas perkebunan. Sejalan dengan kebutuhan peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral, pengumpulan data komoditas perkebunan perlu dilaksanakan melalui kegiatan survei yang terstruktur dengan metodologi, instrumen, definisi operasional, serta mekanisme pengumpulan dan validasi data yang jelas. Hasil survei diharapkan dapat menghasilkan data yang berkualitas dan dapat digunakan sebagai bahan penyusunan statistik sektoral pertanian Kota Semarang. 

Kegiatan Survei Pengumpulan Data Komoditas Perkebunan Kota Semarang selanjutnya menjadi bagian penting dalam penyediaan evidence-based data untuk mendukung perencanaan pembangunan subsektor perkebunan. Data hasil survei tidak hanya digunakan sebagai informasi statistik, tetapi juga dapat menjadi dasar dalam mengidentifikasi potensi komoditas unggulan, menentukan kebutuhan intervensi pemerintah, menyusun program pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran. Selain menghasilkan basis data komoditas perkebunan, kegiatan ini diarahkan untuk mendukung penyusunan Dokumen Rekomendasi Statistik. Dokumen tersebut diharapkan memberikan rekomendasi terhadap penyelenggaraan statistik komoditas perkebunan, mulai dari kebutuhan data, konsep dan definisi, variabel yang dikumpulkan, metode pengumpulan, sumber data, mekanisme pengolahan dan validasi, hingga pemanfaatan dan penyajian data. Dengan demikian, penyelenggaraan statistik komoditas perkebunan di Kota Semarang dapat dilakukan secara lebih terstandar, terukur, konsisten, dan berkelanjutan. Melalui pelaksanaan survei yang didukung oleh koordinasi antarperangkat daerah, petugas pengumpul data, penyuluh pertanian, kelompok tani, pelaku usaha, serta pihak terkait lainnya, diharapkan tersedia data komoditas perkebunan Kota Semarang yang akurat, aktual, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan pertanian serta memperkuat tata kelola statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Mengidentifikasi dan memutakhirkan data komoditas perkebunan yang terdapat di wilayah Kota Semarang, baik berdasarkan jenis komoditas maupun wilayah pengusahaannya.
  2. Mengumpulkan data luas areal, jumlah tanaman, tanaman menghasilkan, produksi, dan produktivitas komoditas perkebunan sebagai gambaran kondisi aktual subsektor perkebunan di Kota Semarang.
  3. Memetakan sebaran dan potensi komoditas perkebunan pada tingkat kecamatan dan/atau kelurahan sebagai bahan identifikasi komoditas unggulan daerah.
  4. Mengidentifikasi karakteristik usaha dan pelaku usaha perkebunan, termasuk petani, kelompok tani, maupun pengelola usaha perkebunan yang menjadi sumber data.
  5. Membangun basis data komoditas perkebunan yang terstruktur dan terintegrasi sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan untuk kebutuhan statistik dan perencanaan pembangunan pertanian.
  6. Meningkatkan kualitas dan konsistensi data statistik perkebunan melalui penerapan konsep, definisi, variabel, instrumen, serta prosedur pengumpulan dan validasi data yang jelas.
  7. Mengidentifikasi permasalahan dan kendala dalam pengumpulan data komoditas perkebunan, termasuk ketersediaan sumber data, metode pencatatan, dan mekanisme pelaporan.
  8. Menyediakan data dan informasi yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitoring, evaluasi, serta pengambilan kebijakan pembangunan subsektor perkebunan di Kota Semarang.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
21 Agustus 2026
24 Agustus 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
05 Oktober 2026
01 Desember 2026
C. Pengolahan
02 Desember 2026
10 Desember 2026
D. Analisis
11 Desember 2026
25 Desember 2026
E. Penyajian
31 Desember 2026
01 Maret 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Produksi Tanaman Semusim Hasil panen tanaman yang hanya dapat dipanen dalam satu musim tanam atau satu tahun triwulan
2 Produktivitas Tanaman Semusim Kemampuan tanaman untuk menghasilkan hasil panen dalam satu musim tanam, yaitu dalam satu tahun atau kurang triwulan
3 Produksi Tanaman Tahunan Hasil panen dari tanaman yang hidup lebih dari satu tahun triwulan
4 Produktivitas Tanaman Tahunan Kemampuan tanaman untuk menghasilkan hasil panen per unit lahan dalam jangka waktu yang lama triwulan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Triwulanan
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Longitudinal Panel
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Probabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Systematic Random Sampling
5.4. Kerangka Sampel Tahap Terakhir:
Area Frame
5.5. Fraksi Sampel Keseluruhan:
10%
5.6. Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama:
10%
5.7. Unit Sampel:
Ton
5.8. Unit Observasi:
Kecamatan
5.9. Jumlah Responden:
16
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 3 orang
Pengumpul data/enumerator
: 16 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
  • Kecamatan
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak