Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Administrasi Intensitas Energi Primer Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur |
| Tanggal Terbit | 16 Maret 2026 |
Energi merupakan motor penggerak utama dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, ketergantungan pada sumber energi primer (seperti minyak, gas, dan batu bara) menuntut setiap negara atau daerah untuk mengelola konsumsinya secara bijak. Di Indonesia, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, pemerintah berupaya memantau sejauh mana energi digunakan secara efektif untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi.
Pengukuran tingkat efisiensi ini tidak bisa hanya dilihat dari total konsumsi, melainkan harus dikaitkan dengan nilai ekonomi yang dihasilkan. Oleh karena itu, Intensitas Energi Primer digunakan sebagai indikator kunci (proksi) untuk menilai efisiensi energi. Semakin rendah nilai intensitasnya, semakin sedikit energi yang terbuang untuk menghasilkan satu unit output ekonomi, yang berarti sistem produksi negara tersebut semakin efisien dan berkelanjutan.
1. Mengukur Efisiensi Ekonomi
2. Evaluasi Kebijakan Energi
3.Perencanaan Transisi Energi (EBT)
4. Bahan Proyeksi Kebutuhan Energi Masa Depan
5.Dasar Pengambilan Keputusan Investasi
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
01 Januari 2026
|
17 Januari 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
13 Maret 2026
|
02 Desember 2026
|
| C. | Pengolahan |
08 Desember 2026
|
10 Desember 2026
|
| D. | Analisis |
11 Desember 2026
|
19 Desember 2026
|
| E. | Penyajian |
22 Desember 2026
|
26 Desember 2026
|
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|
| Provinsi | Nama wilayah administratif provinsi | Tahunan |
| Intensitas Energi Primer | Rasio antara total pasokan energi primer terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). | Tahunan |
| Total Pasokan Energi Primer | Total pasokan energi yang diberikan oleh alam dan belum mengalami proses pengolahan lebih lanjut (misal: batu bara, minyak mentah, EBT). | Tahunan |
| Produk Domestik Regional Bruto | Nilai tambah bruto dari seluruh unit ekonomi di suatu wilayah dalam periode tertentu, baik atas dasar harga konstan maupun paritas daya beli. | Tahunan |
| Energi Fosil | Sumber energi yang berasal dari sisa-sisa organisme purba yang terpendam di dalam bumi selama jutaan tahun, seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara. | Tahunan |
| Energi Baru Terbarukan (EBT) | Sumber energi yang dihasilkan dari sumber daya energi yang berkelanjutan jika dikelola dengan baik, seperti sinar matahari, angin, air, panas bumi, dan biomasa. | Tahunan |
| Barrel of Oil Equivalent (BOE) | Satuan unit energi yang didasarkan pada perkiraan jumlah energi yang dilepaskan ketika satu barel minyak mentah dibakar. | Tahunan |
| Ton of Oil Equivalent (TOE) | Satuan energi konvensional yang digunakan untuk mengukur dan membandingkan kandungan energi dari berbagai bahan bakar dan sumber energi, yang didasarkan pada perkiraan jumlah energi yang dilepaskan ketika satu ton minyak mentah dibakar. | Tahunan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Lainnya : Data Administrasi
- Supervisi
- Lainnya : Verifikasi
- Lainnya : Energi Primer
- Provinsi