Beranda / Rekomendasi Terbit / KAJIAN OPTIMALISASI OPERASIONAL FASILITAS PEMILIHAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH (FPPS) ORGANIK DI KOTA PANGKAL PINANG Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul KAJIAN OPTIMALISASI OPERASIONAL FASILITAS PEMILIHAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH (FPPS) ORGANIK DI KOTA PANGKAL PINANG Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Survei
Instansi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kota Pangkal Pinang
Tanggal Terbit 25 Juni 2026
Identitas Rekomendasi V-26.1971.002
Judul Kegiatan :
KAJIAN OPTIMALISASI OPERASIONAL FASILITAS PEMILIHAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH (FPPS) ORGANIK DI KOTA PANGKAL PINANG
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Survei
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kota Pangkal Pinang
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Basuki Rahmat No.9, Kel. Sriwijaya, Kec. Girimaya, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung 33684
Telepon:
(0717) 437922
Faksmile:
(0717) 422092
Email:
bappelitbangda@pangkalpinangkota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Kori Kurniawan, S.Kom
Jabatan:
Kepala Bidang Riset dan Inovasi
Alamat:
Jl. Basuki Rahmat No.9, Kel. Sriwijaya, Kec. Girimaya, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung 33684
Telepon:
081379686797
Faksmile:
Email:
kori_kurniawan@pangkalpinangkota.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Masalah pengolahan sampah merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh kota-kota di Indonesia, termasuk Kota Pangkal Pinang, yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan data yang ada, Kota Pangkal Pinang memproduksi sampah 105,87 ton/hari, merupakan jumlah yang terbilang tinggi dan meningkat dalam beberapa tahun terakhir, yang disebabkan oleh jumlah penduduk yang relatif tinggi sebagai pengaruh dari pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Selain itu juga disebabkan oleh adanya peningkatan konsumsi masyarakat dan tingkat pelayanan pengelolaan sampah yang sudah mencapai 100% sehingga menyebabkan peningkatan volume sampah setiap tahunnya. Sebagai ibu kota provinsi, hal ini merupakan perkembangan yang wajar, seiring dengan pertumbuhan kota dan peningkatan aktivitas ekonomi. Kondisi ini juga berimbas pada peningkatan jumlah sampah yang harus dikelola setiap harinya. Kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kota Pangkal Pinang sudah mencapai kapasitas maksimal. TPA yang ada saat ini masih menggunakan pola pengelolaan kumpul-angkut-buang, tanpa didukung teknologi pengolahan sampah yang memadai. Dibangun pada tahun 2009, TPA ini menghadapi tantangan serius terkait overload, yang mengakibatkan perlunya peningkatan kapasitas dan evaluasi pengelolaan sampah di sumber untuk mengurangi beban di tahap akhir pemrosesan.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan dilaksanakannya Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dengan Tema Kajian Optimalisasi Operasional Fasilitas Pemilahan dan Pengolahan Sampah (FPPS) Organik di Kelurahan Bukit Besar Kota Pangkal Pinang adalah untuk memberikan masukan kebijakan yang tepat terkait pengolahan sampah organik di wilayah kelurahan dengan menjadikan Kelurahan Bukit Besar sebagai prototype dan rujukan untuk kelurahan lainnya dalam pemilahan dan pengolahan sampah organik dengan cara mengembangkan strategi optimalisasi keberlanjutan FPPS organik di Kelurahan Bukit Besar Kota Pangkal Pinang melalui identifikasi kondisi eksisting, potensi, dan tantangan operasionalisasi FPPS baik yang dikelola masyarakat maupun Pemerintah Kota Pangkal Pinang.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
15 Juni 2026
26 Juni 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
29 Juni 2026
10 Juli 2026
C. Pengolahan
13 Juli 2026
31 Juli 2026
D. Analisis
03 Agustus 2026
30 September 2026
E. Penyajian
05 Oktober 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Masyarakat melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik dari rumah Sampah Organik Juni - Juli 2026
2 Keadaan sampah ditempat penampungan sampah yang dimiliki warga berserakan Sampah Organik Juni - Juli 2026
3 Ada wadah tempat sampah untuk memisahkan sampah organik dan anorganik yang dimiliki warga Sampah Organik Juni - Juli 2026
4 Volume wadah tempat sampah memadai untuk menampung seluruh sampah yang dihasilkan Sampah Organik Juni - Juli 2026
5 Warga telah memahami tata cara pemilahan sampah organik dan organik Sampah Organik Juni - Juli 2026
6 Jumlah sampah organik lebih banyak dibandingkan sampah anorganik Sampah Organik Juni - Juli 2026
7 Memiliki kelompok swadaya masyarakat Inisiatif Lokal Juni - Juli 2026
8 Memiliki Bank Sampah Inisiatif Lokal Juni - Juli 2026
9 Jika memiliki Bank Sampah, Bank Sampah beroperasi secara berkelanjutan Inisiatif Lokal Juni - Juli 2026
10 Memiliki sumberdaya lokal yang aktif dan berminat dalam mengelola sampah Inisiatif Lokal Juni - Juli 2026
11 Memiliki sistem pengolahan sampah mandiri Inisiatif Lokal Juni - Juli 2026
12 Masyarakat memanfaatkan atau menjual sampah daur ulang ke Bank Sampah Inisiatif Lokal Juni - Juli 2026
13 Memiliki unit pengelolaan kompos Inisiatif Lokal Juni - Juli 2026
14 Mengetahui tentang manfaat maggot Potensi Mitra Juni - Juli 2026
15 Memiliki masyarakat yang berusaha di bidang peternakan ayam/budidaya ikan dengan jumlah: Potensi Mitra Juni - Juli 2026
16 Memiliki masyarakat sebagai petani Potensi Mitra Juni - Juli 2026
17 Petani membutuhkan pupuk kompos Potensi Mitra Juni - Juli 2026
18 Terdapat peraturan dalam pengelolaan sampah Dukungan Aparat Juni - Juli 2026
19 Terdapat sumberdaya dari kelurahan yang spesifik menangani sampah Dukungan Aparat Juni - Juli 2026
20 Terdapat standar operasional prosedur tentang alur pengelolaan sampah dari rumah tangga ke TPA Dukungan Aparat Juni - Juli 2026
21 Ada partisipasi aktif masyarakat (seperti gotong royong) dalam pengelolaan sampah Dukungan Aparat Juni - Juli 2026
22 Ada edukasi dari kelurahan/Bank Sampah mengenai 3R (Reduce, Reuse, Recycle) kepada masyarakat Dukungan Aparat Juni - Juli 2026
23 Memiliki lahan minimal berukuran 10 m x 10 m dengan ketentuan yaitu 3 m x 3 m untuk kandang lalat BSF, 2 m x 2 m untuk biopon (wadah pembesaran maggot), dan 2 m x 2 m untuk mesin pembubur pakan maggot. Ketersediaan Lahan Juni - Juli 2026
24 Lahan jauh dari permukiman warga Ketersediaan Lahan Juni - Juli 2026
25 Bersedia menerapkan teknologi pengolahan maggot Kesediaan Kelurahan Juni - Juli 2026
26 Bersedia sebagai kelurahan sister untuk mengadopsi teknologi pembiakan maggot Kesediaan Kelurahan Juni - Juli 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Hanya Sekali
4.3. Tipe Pengumpulan Data:
Cross Sectional
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Wawancara
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
V. Desain Sampel
5.1. Jenis Rancangan Sampel:
Single Stage
5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:
Sampel Probabilitas
5.3. Metode Yang Digunakan:
Cluster Sampling
5.4. Kerangka Sampel Tahap Terakhir:
List Frame
5.5. Fraksi Sampel Keseluruhan:
41 Kelurahan dari 42 Kelurahan
5.6. Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama:
5%
5.7. Unit Sampel:
Masyarakat
5.8. Unit Observasi:
Kelurahan
5.9. Jumlah Responden:
123
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 1 orang
Pengumpul data/enumerator
: 15 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Task Force
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif Dan Analisis Inferensia
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Ya