Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Indeks Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (IPKD) Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah |
| Tanggal Terbit | 06 April 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.3505.023 |
Pengelolaan keuangan daerah merupakan inti dari penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik (good governance). Seiring dengan penguatan otonomi daerah, tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas penggunaan APBD semakin meningkat. Namun, dinamika di lapangan menunjukkan masih adanya variasi kualitas tata kelola antar daerah, mulai dari ketidaksinkronan perencanaan dan penganggaran hingga rendahnya penyerapan anggaran.
Untuk itu, diperlukan instrumen penilaian yang objektif, terukur, dan akuntabel. Melalui Permendagri Nomor 19 Tahun 2020, Pemerintah menetapkan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) sebagai standar nasional untuk memotret kinerja keuangan daerah secara komprehensif, sekaligus berfungsi sebagai peta jalan perbaikan bagi pemerintah daerah.
Pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel merupakan pilar utama dalam keberhasilan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan tata kelola di tingkat daerah yang memerlukan penanganan sistematis.
Dengan adanya satuan ukuran yang seragam, pemerintah pusat dapat memetakan kualitas pengelolaan keuangan di seluruh Indonesia serta mendorong persaingan positif antar daerah untuk meningkatkan kinerja tata kelolanya.
Tujuan:
- Memperbaiki Kinerja: Menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kinerja pengelolaan keuangannya.
- Meningkatkan Akuntabilitas: Mendorong terciptanya tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.
- Pengambilan Keputusan: Menyediakan data bagi manajer publik (Kepala Daerah dan DPRD) dalam merumuskan kebijakan fiskal yang tepat.
- Pemetaan Masalah: Membantu memetakan permasalahan mendasar dalam pengelolaan keuangan daerah agar mendapatkan penanganan atau perbaikan yang sesuai.
- Meningkatkan Kualitas Tata Kelola: Mendorong pemerintah daerah untuk senantiasa memperbaiki proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan.
- Optimalisasi Belanja: Memastikan pengalokasian anggaran selaras dengan kebutuhan publik dan prioritas pembangunan nasional/daerah.
- Basis Data Evaluasi: Menjadi data dukung bagi Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi dalam melakukan pembinaan dan pengawasan (binwas).
Pemberian Reward: Menjadi salah satu kriteria pemberian penghargaan bagi daerah dengan kinerja keuangan terbaik.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
01 Agustus 2026
|
31 Agustus 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
01 September 2026
|
30 September 2026
|
| C. | Pengolahan |
01 Oktober 2026
|
30 Oktober 2026
|
| D. | Analisis |
01 November 2026
|
31 Desember 2026
|
| E. | Penyajian |
01 Januari 2027
|
31 Januari 2027
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran; | Kesesuaian program RPJMD dan RKPD, RKPD DAN KUA PPAS dan APBD | Tahunan |
| 2 | Pengalokasian anggaran belanja dalam APBD; | Penyediaan alokasi anggaran belanja untuk fungsi pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan standar pelayanan minimal | Tahunan |
| 3 | Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah | Mencakup ketepatan waktu dan keteraksesan | Tahunan |
| 4 | Penyerapan anggaran | penyerapan anggaran belanja operasional, modal, tidak terduga, dan transfer | Tahunan |
| 5 | Kondisi keuangan Daerah | Kemandirian keuangan, fleksibilitas keuangan, solvabilitas oprasipna, solvabilitas jangka pendek, solvabilitas jangka panjang dan solvabilitas layanan | Tahunan |
| 6 | Opini BPK | Hasil audit Opini BPK selama 3 tahun terakhir berturut-turut | Tahunan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Supervisi
- Lainnya : Pemerintah Daerah
- Kabupaten Atau Kota