Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | SURVEI INDEKS KEWASPADAAN NASIONAL Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Survei |
| Instansi | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik |
| Tanggal Terbit | 07 April 2026 |
| Identitas Rekomendasi | V-26.3505.005 |
Merujuk pada konsep Indeks Kewaspadaan Nasional (IKN) oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Indeks Kewaspadaan Nasional adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai tingkat kesiapan, kesadaran, dan kewaspadaan masyarakat serta pemerintah dalam menghadapi potensi ancaman terhadap stabilitas nasional. Bagi Pemerintah Kabupaten Blitar, pengukuran IKN menjadi langkah strategis untuk memperoleh gambaran obyektif tingkat kerawanan wilayah, memperkuat koordinasi lintas sektor termasuk Forkopimda, serta meningkatkan efektivitas deteksi dini dan cegah dini guna menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah
Tujuan dari kegiatan Pengukuran Indeks Kewaspadaan Nasional adalah:
Mengetahui kondisi kewaspadaan di Kabupaten Blitar tahun 2026 yang diukur dengan nilai Indeks Kewaspadaan Nasional Kabupaten Blitar tahun 2026;
Mengetahui capaian indikator penyusun Indeks Kewaspadaan Nasional Kabupaten Blitar tahun 2026.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
05 Januari 2026
|
03 April 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
08 Mei 2026
|
01 September 2026
|
| C. | Pengolahan |
02 Oktober 2026
|
16 Oktober 2026
|
| D. | Analisis |
17 Oktober 2026
|
06 November 2026
|
| E. | Penyajian |
09 November 2026
|
31 Desember 2026
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Konflik Pemerintahan | Jenis konflik, sebab konflik | Tahunan |
| 2 | Konflik Pemerintahan | Kondisi terjadinya perbedaan kepentingan, pandangan, atau kebijakan antar aktor pemerintahan atau antara pemerintah dan masyarakat yang berpotensi menimbulkan ketegangan | Tahunan |
| 3 | Penanganan Konflik | Upaya pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menyelesaikan konflik secara damai dan berkelanjutan | Tahunan |
| 4 | Partisipasi Masyarakat dalam Penanganan Konflik | Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pencegahan dan penyelesaian konflik | Tahunan |
| 5 | Meredam Konflik | Kemampuan kebijakan dan aktor lokal dalam menurunkan eskalasi konflik | Tahunan |
| 6 | Hubungan Kelembagaan | Tingkat koordinasi dan kerja sama antar lembaga pemerintah dan non-pemerintah | Tahunan |
| 7 | Nasionalisme | Rasa bangga, loyalitas, dan komitmen terhadap bangsa dan negara | Tahunan |
| 8 | Literasi Informasi | Kemampuan masyarakat dalam memahami, memilah, dan menggunakan informasi secara kritis | Tahunan |
| 9 | Media | Peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang | Tahunan |
| 10 | Toleransi | Sikap saling menghormati perbedaan agama, suku, budaya, dan pandangan | Tahunan |
| 11 | Pencegahan | Upaya antisipatif untuk mencegah terjadinya konflik dan gangguan sosial | Tahunan |
| 12 | Cinta Tanah Air | Sikap menghargai, menjaga, dan berkontribusi bagi bangsa dan negara | Tahunan |
| 13 | Ancaman Asing | Persepsi terhadap potensi ancaman dari pihak asing terhadap kedaulatan dan stabilitas nasional | Tahunan |
| 14 | Pengungsi | Keberadaan dan penanganan pengungsi akibat konflik atau bencana | Tahunan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Wawancara
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Supervisi
- Individu
- Kabupaten Atau Kota