Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Kesehatan Kota Lhokseumawe Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Kesehatan Kota Lhokseumawe Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Kesehatan
Tanggal Terbit 16 Maret 2026
Identitas Rekomendasi K-26.1174.002
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Kesehatan Kota Lhokseumawe
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Kesehatan
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Samudera Baru No.24315, Kp. Jawa Lama, Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh
Telepon:
(0645) 43790
Faksmile:
(0645) 43790
Email:
dinkes@lhokseumawekota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Cut Fitri Yani, SKM, MKM
Jabatan:
Plt. Kepala Dinas
Alamat:
Jl. Samudera Baru No.24315, Kp. Jawa Lama, Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh
Telepon:
085296111696
Faksmile:
-
Email:
dinkes@lhokseumawekota.go.id
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Profil Kesehatan Kota Lhokseumawe merupakan sebuah gambaran situasi Kesehatan di Kota Lhokseumawe yang diterbitkan secara berkala setiap setahun sekali. Profil ini meliputi kegiatan dan laporan yang ada di Rumah Sakit Daerah maupun swasta, Puskesmas, Pustu, Poskesdes/Polindes, Klinik Swasta dan data yang diperoleh melalui 4eni sala lintas sector terkait yang memuat berbagai data tentang Kesehatan dan data pendukung lain yang ada kaitannya dengan bidang Kesehatan selama setahun. Dalam setiap terbitan Profil Kesehatan ini, data dianalisis dengan metode analisis sederhana dan ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik.

 

3.2. Tujuan Kegiatan:

1.     Untuk mengukur keberhasilan pembangunan Kesehatan sesuai dengan Visi Kementerian Kesehatan “Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan” dan dengan Misinya “1). Meningkatkan derajad Kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani; 2). Melindungi Kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya Kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan; 3). Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya 5eni sala; 4). Menciptakan tata 5 eni s pemerintahan yang baik” diperlukan suatu indicator.

 

 

2.   Diperolehnya data yang valid, akurat, konsisten dan relevan mengenai derajat 5 eni sala serta capaian kinerja masing-masing program 5eni sala di wilayah Kota Lhokseumawe.

 

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
15 Maret 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
30 Maret 2026
03 April 2026
C. Pengolahan
06 April 2026
10 April 2026
D. Analisis
13 April 2026
17 April 2026
E. Penyajian
20 April 2026
22 April 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Jumlah Penduduk Jumlah penduduk bersumber dari BPS dengan memperhatikan konsistensi antar variabel terkait Tahun 2025
2 Desa Kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018) Tahun 2025
3 Jumlah Lahir Hidup Suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misal: bernafas, ada denyut jantung atau gerakan otot Tahun 2025
4 Jumlah rumah Sakit Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat Tahun 2025
5 Jumlah Puskesmas Rawat Inap Puskesmas yang diberi tambahan sumberdaya untuk menyelenggarakan pelayanan rawat inap, sesuai pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan Tahun 2025
6 Jumlah Industri Farmasi Industri Farmasi adalah badan usaha yang memiliki izin dari Menteri Kesehatan untuk melakukan kegiatan pembuatan obat atau bahan obat Tahun 2025
7 Jumlah Industri Obat Tradisional Industri Obat Tradisional yang selanjutnya disebut IOT adalah industri yang membuat semua bentuk sediaan obat tradisional. 4. Industri Ekstrak Bahan Alam yang selanjutnya disebut IEBA adalah industri yang khusus membuat sediaan dalam bentuk ekstrak sebagai produk akhir. Tahun 2025
8 Jumlah Produksi Alat Kesehatan kegiatan atau proses menghasilkan, menyiapkan, mengolah, dan/atau mengubah bentuk alat kesehatan dan/atau perbekalan kesehatan rumah tangga Tahun 2025
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengamatan
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Computer-assisted Telephones Interviewing (CATI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sarjana
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 3 orang
Pengumpul data/enumerator
: 4 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Tidak
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Kabupaten/Kota
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kecamatan
  • Lainnya : Puskesmas
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak