Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Pengendalian Dan Pendistribusian Alat Kontrasepsi Dan Sarana Penunjang Pelayanan KB Ke Faskes Termasuk Jaringan Dan Jejaringnya; Peningkatan Kesertaan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Pengendalian Dan Pendistribusian Alat Kontrasepsi Dan Sarana Penunjang Pelayanan KB Ke Faskes Termasuk Jaringan Dan Jejaringnya; Peningkatan Kesertaan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Pemberdayan perempuan dan perlindungan anak serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana
Tanggal Terbit 26 Juni 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3528.012
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Pengendalian dan Pendistribusian Alat Kontrasepsi dan Sarana Penunjang Pelayanan KB ke faskes termasuk jaringan dan jejaringnya; Peningkatan kesertaan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pemberdayan perempuan dan perlindungan anak serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl.Pintu Gerbang no.38 Pamekasan
Telepon:
-
Faksmile:
-
Email:
dp3akbpamekasan@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
NURHAYATI, S.H
Jabatan:
PLT KEPALA BIDANG KELUARGA BERENCANA
Alamat:
JL.PINTU GERBANG 38 KAB PAMEKASAN
Telepon:
081231271202
Faksmile:
-
Email:
dp3akbpamekasan@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:
  1. Berdasarkan UU.RI No.52 Tahun 2009 tentang Perkembangan kependudukan dan keluarga berencana dan Peraturan Pemerintah No.87 Tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan Pembangunan keluarga,keluarga berencana  dan sistem informasi keluarga.Ketersediaan alat dan obat kontrasepsi ( alokon) yang ada di fasilitas kesehatan penting untuk mencegah missed opportuny pada ibu pasca bersalin yang ingin menggunakan kontrasepsi.Sehingga dapat membantu menurunkan terjadinya unmet need.Seperti kita ketahui bahwa masih banyak indikator kesuksesan penyimpanan dan distribusi alokon yang belum tercapai.Diantaranya adalah jumlah alat kontrasepsi yang tidak sebanding dengan jumlah calon akseptor keluarga berencana. Mekanisme penyimpanan alokon yang belum memenuhi standar.Pengelolaan alokon di fasilitas kesehatan dari penerimaan hingga pengeluaran masih belum optimal.Oleh karena itu,mekanisme kontrol distribusi dan pengelolaan alokon perlu dimaksimalkan.Untuk mendeskripsikan ketersediaan alokon dan jumlah akseptor keluarga berencana pasca persalinan di puskesmas wilayah Kab Pamekasan,maka dipandang perlu untuk adanya pengendalian dan pendistribusian yang benar ke setiap faskes dan termasuk jaringan dan jejaringnya guna peningkatan pelayanan KB dan kesertaan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) Tahun 2025

 

3.2. Tujuan Kegiatan:

Adapun maksud dan tujuan dari pemberian pedoman pengendalian dan pendistribusian alat dan obat kontrasepsi ini adalah sebagai berikut:

  1. Secara umum terwujudnya peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB di Kab Pamekasan
  2. Secara khusus terwujudnya kesamaan persepsi dalam pengolahan data dan terselenggaranya analisis data kebutuhan serta tersusunya rencana kebutuhan alakon dan non alakon dalam mendukung tercapainya tujuan program kependudukan dan keluarga berencana di kab Pamekasan
  3. Terlaksananya penerimaan,penyimpanan,penyaluran,pencatatan serta pelaporan alakon dan non alakon program secara tertib,aman dan lancar
  4. Terlaksananya advokasi dan komunikasi,informasi dan edukasi
  5. Pelayanan KB dan kesehatan reproduksi
  6. tersedianya data fasilitas kesehatan ( faskes) tingkat pertama dan Faskes lanjutan ( rujukan )
  7. Terjaminnya ketersediaan alat dan obat kontrasepsi,di faskes , terlaksananya pencatatan dan pelaporan pelayanan KB,serta terselenggaranya monitoring dan evaluasi.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
25 Juni 2026
25 Juni 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
26 Juni 2026
31 Desember 2026
C. Pengolahan
26 Juni 2026
30 Juni 2026
D. Analisis
01 Juli 2026
30 Juli 2026
E. Penyajian
01 Desember 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 TFR (Angka Kelahiran Total) Rata-rata jumlah anak yang akan dilahirkan oleh seorang perempuan selama usia reproduktifnya (biasanya dianggap antara 15 hingga 49 tahun), dalam suatu populasi tertentu pada suatu periode waktu tertentu Tahunan
2 Median Usia Kawin Pertama Perempuan (MUKP) seluruh wanita umur 25-49 tahun Median usia saat seorang wanita pertama kali menikah atau kawin dalam rentang usia 25-49 tahun Tahunan
3 Angka kelahiran remaja umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19) banyaknya kelahiran pada perempuan usia 15-19 tahun per 1000 perempuan pada usia tersebut Tahunan
4 Persentase pemakaian kontrasepsi modern (Modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR) Perbandingan jumlah pasangan usia subur yang menggunakan kontraspesi modern dengan jumlah pasangan usia subur Bulanan
5 Persentase Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang siap melayani KB MKJP "Perbandingan jumlah fasilitas kesehatan yang siap melayani KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan jumlah keseluruhan fasilitas kesehatan " Tahunan
6 Persentase Peserta KB Aktif (PA) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Perbandingan jumlah pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepsi MKJP dibanding dengan jumlah pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepi modern Tahunan
7 Persentase pelayanan KB pasca persalinan Perbandingan jumlah ibu yang menggunakan kontraspesi modern pasca persalinan dibadingkan dengan jumlah persalinan Tahunan
8 Persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need) Perbandingan jumlah pasangan usia subur tidak menggunakan kontrasepsi modern dibandingan dengan jumlah pasangan usia subur Bulanan
9 Persentase kesertaan KB di kabupaten dan kota dengan kesertaan rendah Persentase kesertaan KB dengan kesertaan rendah di Kabupaten/Kota Tahunan
10 Persentase kesertaan KB keluarga Penerima Bantuan Iuran (PBI) Perbandingan jumlah pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepsi modern yang berstatus Penerima Bantuan Iuran (PBI) dibandingkan dengan jumlah PUS yang menggunakan kontrasepsi modern Tahunan
11 Jumlah Paguyuban dan Petugas Keluarga Berencana Menurut Kecamatan Jumlah Paguyuban Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Tahunan
12 Jumlah Akseptor KB Aktif Menurut Kecamatan dan Jenis Kontrasepsi Jumlah pasangan usia subur yang menggunakan konstrasepsi modern ditampilkan menurut kecamatan dan jenis kontrasepsi Bulanan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
  • Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.2. Petugas Pengumpulan Data:
Staf Instansi Penyelenggara Dan Mitra Atau Tenaga Kontrak
6.3. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:
Sma Atau Smk
6.4. Jumlah Petugas:
Supervisor/penyelia/pengawas
: 5 orang
Pengumpul data/enumerator
: 62 orang
6.5. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?
Ya
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Kunjungan Kembali
  • Supervisi
  • Task Force
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Ya
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
  • Rumah Tangga
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak