Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Survei Kualitas Lingkungan Hidup Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Survei |
| Instansi | DINAS LINGKUNGAN HIDUP |
| Tanggal Terbit | 23 Februari 2026 |
| Identitas Rekomendasi | V-26.3517.003 |
Penyusunan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan indikator kinerja pengelolaaan lingkungan hidup dan sebagai informasi atau gambaran kondisi lingkungan hidup untuk mendukung proses pengambilan keputusan Kepala Daerah yang berkaitan dengan bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) digunakan sebagai indikator kinerja utama pada dokumen RPJMD, disertai strategi dan kebijakan yang tepat, yang selanjutnya disajikan dalam Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (IKPLHD)
Adapun tujuan penyusunan dokumen Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Jombang T ahun 2025 adalah sebagai berikut:
1. Sebagai inf ormasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan di tingkat Pusat maupun Daerah yang berkaitan dengan bidang perlindungan
dan pengelolaan lingkungan hidup.
2. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik tentang pencapaian target program-program pemerintah di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
3. Sebagai inf ormasi pencapaian target tujuan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan (Suistainable Development Goals-SDGs)
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
01 Januari 2026
|
31 Januari 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
12 Februari 2026
|
31 Juli 2026
|
| C. | Pengolahan |
29 April 2026
|
05 Agustus 2026
|
| D. | Analisis |
19 September 2026
|
15 Oktober 2026
|
| E. | Penyajian |
16 Oktober 2026
|
30 Desember 2026
|
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|
| Indeks Kualitas Air (IKA) | Kualitas air permukaan sebagai air baku merupakan pendekatan dalam mengetahui kualitas air ambien yang baik pada badan air. Air permukaan meliputi air yang berada pada sungai, danau dan waduk/bendungan yang perlu dipelihara kualitasnya sebagai sumber air baku. Ada 7 (tujuh) parameter yang digunakan dalam menghitung indeks kualitas air (IKA), yang dianggap mewakili kondisi riil kualitas air permukaan yaitu: TSS (total suspended solid atau zat padat tersuspensi); DO (dissolved oxygen atau oksigen terlarut); BOD (biochemical oxygen demand atau kebutuhan oksigen biokimiawi); COD (chemical oxygen demand atau kebutuhan oksigen kimiawi) T-P (total phosfat); fecal coli dan total coli. Kualitas air permukaan dilihat dari meningkatnya (atau menurunnya) 7 (tujuh) parameter indeks kualitas air (IKA) pada 15 danau prioritas, serta kualitas air sungai dan waduk/ bendungan. Kode SDS 31010018 | Setahun |
| Indeks Kualitas Udara (IKU) | Indeks Kualitas Udara (IKU) nasional dihitung dari IKU masing-masing daerah di Indonesia setelah data konsentrasi rata-rata tahunan parameter pencemar udara berupa NO2, SO2 dan PM2,5 dari hasil pengukuran kualitas udara ambien kabupaten/kota. Kode SDS 31010019 | Setahun |
| Indeks Kualitas Lahan (IKL) | Indeks Kualitas Lahan yang selanjutnya disingkat IKL adalah nilai yang menggambarkan kualitas lahan yang terdiri dari Indeks Kualitas T utupan Lahan | Setahun |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengamatan
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Lainnya : Hasil Uji Laboratorium
- Supervisi
- Task Force
- Lainnya : Kualitas air dan Kualitas Udara
- Kabupaten Atau Kota