Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Sosialisasi, Komunikasi, Informasi Dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Menurut Kecamatan Di Kabupaten Gresik Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Sosialisasi, Komunikasi, Informasi Dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Menurut Kecamatan Di Kabupaten Gresik Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupataten Gresik
Tanggal Terbit 21 Mei 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3525.045
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Sosialisasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Menurut Kecamatan di Kabupaten Gresik
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupataten Gresik
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 133 Gresik
Telepon:
(031) 3985151
Faksmile:
(031) 3985151
Email:
bpd@gresikkab.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
MAISYAROH, S.Sos, MM
Jabatan:
Plt. Kepala Bidang Pencegahan & Kesiapsiagaan
Alamat:
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 133 Kebomas Gresik
Telepon:
0313985151
Faksmile:
0313985151
Email:
bpbdkabgresik@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Kabupaten Gresik memiliki potensi kerawanan bencana yang dapat berdampak pada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Dalam situasi bencana, penyandang disabilitas menghadapi tantangan yang lebih kompleks, baik dalam mengakses informasi peringatan dini, melakukan evakuasi mandiri, maupun memperoleh layanan kedaruratan. Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan khusus dalam upaya sosialisasi dan edukasi kebencanaan agar kebutuhan dan keterbatasan penyandang disabilitas dapat terakomodasi secara memadai.

Keterbatasan akses informasi kebencanaan yang ramah disabilitas berpotensi meningkatkan risiko dan kerentanan kelompok ini saat terjadi bencana. Informasi yang tidak disampaikan secara inklusif, baik dari sisi media, metode, maupun bahasa, dapat menyebabkan penyandang disabilitas tidak memperoleh pemahaman yang utuh mengenai potensi ancaman bencana serta tindakan penyelamatan diri yang harus dilakukan. Oleh karena itu, kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang inklusif dan berperspektif disabilitas menjadi kebutuhan penting dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Pelaksanaan KIE kebencanaan bagi masyarakat penyandang disabilitas dilakukan melalui metode dan media yang disesuaikan dengan ragam disabilitas, seperti penggunaan bahasa sederhana, media visual dan audio, alat peraga, serta pendampingan langsung. Materi KIE difokuskan pada pengenalan potensi bencana di wilayah, langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan, serta tindakan yang tepat sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana. Pendekatan partisipatif juga diterapkan dengan melibatkan keluarga, pendamping, dan komunitas disabilitas guna memperkuat pemahaman dan kesiapan bersama.

3.2. Tujuan Kegiatan:
  1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai jenis potensi bencana di wilayahnya.

  2. Membangun kesadaran dan kewaspadaan masyarakat pada bahaya bencana.

  3. Menguatkan kapasitas kelembagaan komunitas dan pemerintah desa dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana

  4. Mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam upaya mitigasi bencana yang terpadu

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
06 April 2026
11 Mei 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
08 November 2026
15 November 2026
C. Pengolahan
15 November 2026
25 November 2026
D. Analisis
26 November 2026
30 November 2026
E. Penyajian
01 Desember 2026
30 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Jumlah warga penyandang disabilitas yang memperoleh edukasi Upaya meningkatkan aksesibilitas informasi kebencanaan, memperkuat kapasitas dan kemandirian penyandang disabilitas dalam menghadapi bencana, serta mendukung terwujudnya penanggulangan bencana yang inklusif dan berkeadilan di wilayah Kabupaten Gresik 2026
2 Jumlah Rambu Kebencanaan Jumlah papan informasi/rambu kebencanaan sesuai jenis ancaman bencana yang ada di kawasan tempat tinggalnya 2026
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Mail
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Task Force
  • Lainnya : Verifikasi BPBD Kabupaten Gresik
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Ya
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Individu
  • Lainnya : Lembaga
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak