Rancangan Kegiatan Statistik
| Judul | Kompilasi Data Rehabilitasi Sosial Di Kota Lhokseumawe Tahun 2026 |
| Cara Pengumpulan Data | Kompromin |
| Instansi | Dinas sosial |
| Tanggal Terbit | 04 Mei 2026 |
| Identitas Rekomendasi | K-26.1174.005 |
Kompilasi data rehabilitasi sosial adalah proses pengumpulan, verifikasi, dan penyajian data penerima layanan (PPKS) untuk memulihkan fungsi sosial, seperti disabilitas, lansia, dan anak terlantar. Data ini, dikelola melalui Sistem SIKS-NG, mencakup program ATENSI (pendekatan keluarga/komunitas) dan. Data disusun berdasarkan laporan Dinas Sosial untuk memantau efektivitas program. Juga merupakan program kegiatan pada bidang Rehabilitasi Sosial yang fokus utamanya memberikan pelayanan sosial berupa pemulihan,Bimbingan Baik Fisik Mental Maupun Spritual serta memberikan pelayanan Rujukan Keinstansi daerah,provinsi dan pusat untuk meningkatkan.
Menghimpun data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) untuk meningkatkan kualitas pelayanan rehabilitasi, bantuan dasar, dan usaha ekonomi produktif.dengan adanya kegiatan ini dapat mengetahui jumlah disfungsi sosial yang ada di kota Lhokseumawe.
| Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai | |
|---|---|---|---|
| A. | Perencanaan/Persiapan |
06 Januari 2026
|
31 Januari 2026
|
| B. | Pelaksanaan Lapangan |
21 April 2026
|
22 April 2026
|
| C. | Pengolahan |
21 April 2026
|
22 April 2026
|
| D. | Analisis |
22 Juni 2026
|
22 Juni 2028
|
| E. | Penyajian |
22 Juni 2028
|
22 Juni 2029
|
|
No.
|
Nama Variabel
|
Definisi
|
Referensi Waktu
|
|---|---|---|---|
| 1 | Jumlah Anak Terlantar | Anak terlantar adalah Anak usia 5-17 tahun yang karena sebab tertentu, orang tuanya tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Termasuk di dalamnya anak jalanan, anak berhadapan dengan hukum, dan anak korban kekerasan | Pertriwulan pada tahun berjalan |
| 2 | Jumlah Lanjut Usia Terlantar | • Lanjut Usia Terlantar adalah Lansia terlantar, yakni berusia 60 tahun ke atas, tidak memiliki bekal hidup/pekerjaan, serta tidak memiliki sanak keluarga.tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya baik secara jasmani ,rohani, maupun sosial | Pertriwulan pada tahun berjalan |
| 3 | jumlah Gelandangan dan Pengemis diluar Panti | • mencakup pendataan, penjangkauan, dan pelayanan sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang tidak ditempatkan di panti sosial (panti asuhan/penampungan). Individu yang hidup tidak layak, tanpa tempat tinggal dan pekerjaan tetap, serta sering berkeliaran di area publik juga yang mencari nafkah dengan meminta-minta di muka umum. Pada Umumnya tidak memiliki KTP, tinggal di tempat umum (emperan/bawah jembatan), dan tidak memiliki pendapatan atau rencana masa depan yang jelas. | Pertriwulan pada tahun berjalan |
|
Nama Provinsi
|
Kabupaten/Kota
|
|---|
- Pengumpulan Data Sekunder
- Supervisi
- Individu
- Kabupaten Atau Kota