Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Produk Administrasi Keuangan Daerah Kabupaten Gianyar Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Produk Administrasi Keuangan Daerah Kabupaten Gianyar Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gianyar
Tanggal Terbit 08 Mei 2026
Identitas Rekomendasi K-26.5104.037
Judul Kegiatan :
Kompilasi Produk Administrasi Keuangan Daerah Kabupaten Gianyar
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gianyar
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Ciung Wanara No. 16
Telepon:
(0361) 943003
Faksmile:
(0361) 943003
Email:
it.bpkadgianyarkab@gmail.com
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Gde Nuka Asrama, S.Kom.
Jabatan:
Kepala Bidang Informasi Teknologi
Alamat:
Jln. Ciung Wanara No. 16
Telepon:
(0361) 943003
Faksmile:
(0361) 943003
Email:
it.bpkadgianyarkab@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi merupakan prasyarat utama dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah yang efektif. Salah satu sumber data yang memiliki nilai strategis adalah produk administrasi keuangan daerah, karena secara langsung mencerminkan kapasitas fiskal, prioritas pembangunan, serta kinerja pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

Di Kabupaten Gianyar, berbagai data keuangan daerah telah dihasilkan secara rutin melalui dokumen administrasi seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), laporan realisasi anggaran, serta laporan keuangan lainnya. Namun, data tersebut umumnya masih tersebar di berbagai perangkat daerah, disusun untuk kepentingan administratif, dan belum dikompilasi secara sistematis menjadi suatu dataset statistik yang terstandar dan mudah dimanfaatkan. Kondisi ini menyebabkan potensi pemanfaatan data administrasi keuangan daerah sebagai sumber statistik sektoral belum optimal.

Selain itu, perbedaan format, definisi, serta mekanisme pencatatan antar perangkat daerah seringkali menimbulkan inkonsistensi data, sehingga menyulitkan dalam proses integrasi dan analisis lintas sektor. Ketiadaan proses kompilasi yang baku juga berpotensi menimbulkan duplikasi data, perbedaan angka antar sumber, serta menurunkan tingkat kepercayaan terhadap data yang dihasilkan.

Dalam konteks implementasi kebijakan Satu Data Indonesia, pemerintah daerah dituntut untuk menghasilkan data yang memenuhi prinsip standar data, metadata, interoperabilitas, serta kode referensi yang baku. Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan kompilasi produk administrasi keuangan daerah yang mampu mengolah, menyelaraskan, dan menyajikan data keuangan menjadi informasi statistik yang berkualitas, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan kompilasi ini menjadi penting tidak hanya untuk meningkatkan kualitas dan keterpaduan data, tetapi juga untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data (evidence-based policy), meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta menyediakan data yang siap digunakan untuk kebutuhan publikasi statistik sektoral.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Gianyar perlu melaksanakan kegiatan Kompilasi Produk Administrasi Keuangan Daerah sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan data administrasi yang telah tersedia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya untuk memperoleh rekomendasi statistik dari Badan Pusat Statistik, sehingga proses dan hasil kompilasi yang dilakukan sesuai dengan kaidah statistik dan standar yang berlaku secara nasional.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan Kegiatan

Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pemanfaatan data administrasi keuangan daerah sebagai sumber statistik sektoral yang akurat, terstandar, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Secara khusus, tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut:

  1. Mengompilasi berbagai produk administrasi keuangan daerah menjadi satu kesatuan dataset yang terstruktur dan terintegrasi.
  2. Menyelaraskan format, konsep, definisi, serta periode pencatatan data keuangan daerah agar konsisten antar perangkat daerah.
  3. Meningkatkan kualitas data administrasi keuangan daerah sehingga memenuhi prinsip statistik, seperti akurasi, konsistensi, dan keterbandingan.
  4. Mendukung implementasi kebijakan Satu Data Indonesia melalui penyediaan data yang memenuhi standar data, metadata, dan interoperabilitas.
  5. Mempermudah akses dan pemanfaatan data keuangan daerah bagi kebutuhan perencanaan, penganggaran, monitoring, dan evaluasi pembangunan daerah.
  6. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah melalui penyediaan data yang lebih terbuka dan terpercaya.
  7. Memperoleh rekomendasi statistik sebagai bentuk pembinaan dan penjaminan mutu dari Badan Pusat Statistik terhadap data yang dihasilkan.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
01 Januari 2026
31 Januari 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
01 Juni 2026
31 Desember 2026
C. Pengolahan
01 Juni 2026
31 Desember 2026
D. Analisis
01 Juni 2026
31 Desember 2026
E. Penyajian
01 Maret 2027
31 Maret 2027
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Tahun Anggaran Tahun Pelaksanaan APBD yang menjadi periode referensi satu tahun berjalan
2 Produk Domestik Regional Bruto Nilai total barang dan jasa yang dihasilkan di wilayah Kabupaten Gianyar dalam periode tertentu (harga berlaku). satu tahun berjalan
3 Total Pendapatan Daerah Seluruh penerimaan daerah dalam satu tahun anggaran. satu tahun berjalan
4 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pendapatan yang bersumber dari pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah. satu tahun berjalan
5 Pajak Daerah Kontribusi wajib kepada daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan tanpa imbalan langsung. satu tahun berjalan
6 Pendapatan Transfer Pendapatan yang berasal dari pemerintah pusat atau daerah lain. satu tahun berjalan
7 Transfer Keuangan Daerah (TKD) Dana transfer dari pemerintah pusat yang diterima oleh pemerintah daerah (misalnya DAU, DAK, DBH, dan dana lainnya). satu tahun berjalan
8 Pendapatan BUMD Bagian laba/dividen yang diterima pemerintah daerah dari Badan Usaha Milik Daerah. satu tahun berjalan
9 Total Belanja Daerah (Anggaran) Total alokasi belanja dalam APBD satu tahun berjalan
10 Total Belanja Daerah (Realisasi) Total pengeluaran aktual daerah satu tahun berjalan
11 Belanja Pegawai (non guru) Pengeluaran untuk kompensasi pegawai, tidak termasuk tunjangan profesi guru satu tahun berjalan
12 Belanja Urusan Pemerintahan Umum Belanja untuk fungsi pelayanan umum pemerintahan.han umum satu tahun berjalan
13 Belanja Transfer Pengeluaran berupa transfer ke pemerintah desa atau pihak lain. satu tahun berjalan
14 Belanja Menurut Jenis Rincian belanja berdasarkan klasifikasi (operasi, modal, tidak terduga, transfer). satu tahun berjalan
15 Belanja Kesehatan Pengeluaran pemerintah daerah yang dialokasikan untuk urusan kesehatan. satu tahun berjalan
16 Total Pembiayaan (Anggaran) Seluruh rencana penerimaan dan pengeluaran pembiayaan. satu tahun berjalan
17 Total Pembiayaan (Realisasi) Realisasi penerimaan dan pengeluaran pembiayaan. satu tahun berjalan
18 Pembiayaan Menurut Kelompok Rincian pembiayaan (penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan satu tahun berjalan
19 Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Selisih lebih antara realisasi pendapatan dan belanja dalam satu tahun anggaran. satu tahun berjalan
20 Total Aset Daerah Seluruh sumber daya ekonomi yang dimiliki pemerintah daerah. satu tahun berjalan
21 Aset Tetap Aset berwujud dengan masa manfaat lebih dari satu tahun (tanah, gedung, peralatan, dll). satu tahun berjalan
22 Penambahan Aset Tetap Nilai kenaikan aset tetap dalam periode tertentu. satu tahun berjalan
23 Total Kewajiban Daerah Utang pemerintah daerah yang harus dibayar. satu tahun berjalan
24 Kewajiban Menurut Kelompok Rincian kewajiban (jangka pendek dan jangka panjang). satu tahun berjalan
25 Ekuitas Daerah Selisih antara aset dan kewajiban. satu tahun berjalan
26 Aset Lancar Aset yang mudah dicairkan dalam jangka pendek. satu tahun berjalan
27 Kewajiban Lancar Kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka pendek. satu tahun berjalan
28 Persediaan Bagian dari aset lancar dalam bentuk barang. satu tahun berjalan
29 Realisasi Belanja terhadap Anggaran Nilai perbandingan antara realisasi dan anggaran belanja. satu tahun berjalan
30 Deviasi Belanja Selisih antara realisasi dan anggaran belanja. satu tahun berjalan
31 Sisa Anggaran (SiLPA Tahun Sebelumnya) Sisa anggaran dari tahun sebelumnya yang menjadi pembiayaan tahun berjalan. satu tahun berjalan
32 Pertumbuhan APBD Perubahan nilai APBD dari tahun ke tahun. satu tahun berjalan
33 Jumlah OPD yang Menyusun Laporan Keuangan Banyaknya perangkat daerah yang menyusun laporan keuangan. satu tahun berjalan
34 Jumlah OPD Tepat Waktu Banyaknya OPD yang menyampaikan laporan keuangan sesuai batas waktu. satu tahun berjalan
35 Ketepatan Waktu Laporan Keuangan Status ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan pemerintah daerah. satu tahun berjalan
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Mail
  • Lainnya : Aplikasi SIPD
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Tidak
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : Dinas/OPD
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak