Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Pertanian Dan Peternakan Menurut Subsektor Kota Batu Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Pertanian Dan Peternakan Menurut Subsektor Kota Batu Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu
Tanggal Terbit 20 April 2026
Identitas Rekomendasi K-26.3579.022
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Pertanian dan Peternakan Menurut Subsektor Kota Batu
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
BALAI KOTA AMONG TANI Gedung B LT.3 JL. PANGLIMA SUDIRMAN NO 507 KOTA BATU
Telepon:
0341-511674
Faksmile:
0341-511674
Email:
pertanian@batukota.go.id
II. Penanggung Jawab
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
HARIJADI AGUNG SETIJANA, STP, MM
Jabatan:
Sekretaris
Alamat:
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu
Telepon:
0341511674
Faksmile:
0341511674
Email:
dinaspertanianbatukota@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Kompilasi Data Pertanian dan Peternakan merupakan kompilasi data sektoral yang menyajikan informasi produksi, produktivitas, dan populasi ternak menurut subsektor pertanian dan peternakan secara terstruktur. kompilasi ini disusun sebagai upaya menyediakan data yang akurat, mutakhir, dan tertata untuk menggambarkan kondisi serta capaian pembangunan sektor pertanian dan peternakan di Kota Batu.

Penyusunan Kompilasi Data Pertanian dan Peternakan bertujuan mendukung ketersediaan data yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan pertanian dan peternakan, sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan program dan kegiatan sektoral yang tepat sasaran di tingkat daerah.

Penyediaan data pertanian dan peternakan merupakan bagian dari penyelenggaraan statistik sektoral daerah dan penguatan sistem informasi pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan peraturan terkait penyelenggaraan Satu Data Indonesia, yang mendorong ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan pembangunan di tingkat pusat dan daerah.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Kompilasi Data Pertanian dan Peternakan merupakan sarana informasi yang bertujuan untuk menyajikan data produksi, produktivitas, dan populasi ternak menurut subsektor secara sistematis, akurat, dan mudah dipahami sebagai gambaran kondisi sektor pertanian dan peternakan di Kota Batu.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
09 Maret 2026
12 Maret 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
13 April 2026
13 Juni 2026
C. Pengolahan
14 Juni 2026
14 Agustus 2026
D. Analisis
15 Agustus 2026
15 Oktober 2026
E. Penyajian
16 Oktober 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Produksi Tanaman Pangan Total volume hasil panen komoditas pangan yang diproduksi dalam satu tahun kalender, dinyatakan dalam satuan berat (Ton). Komoditas yang dicakup meliputi: 1. Padi 2. Jagung Tahun 2025
2 Produksi Tanaman Perkebunan Total volume output komoditas perkebunan yang dihasilkan selama tahun berjalan. Komoditas yang dicakup meliputi: 1. Kopi Tahun 2025
3 Produksi Tanaman Hortikultura Total volume hasil panen komoditas hortikultura selama tahun berjalan yang meliputi sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan biofarmaka. Klasifikasi komoditas terdiri dari: 1. Sayuran: Bawang Daun, Bawang Merah, Kentang, Kubis, Petsai/Sawi, Wortel. 2. Buah-buahan: Apel, Jambu Biji, Jeruk. 3. Tanaman Hias: Mawar, Krisan, Anggrek Pot. 4. Biofarmaka: Jahe. Tahun 2025
4 Produksi Pertanian Organik Total volume hasil panen komoditas pertanian yang dikelola dengan sistem budidaya organik (tanpa penggunaan input kimia sintetik) selama satu tahun kalender. Data ini mencakup berbagai sub-sektor yang meliputi: 1. Tanaman Pangan Organik: Komoditas pangan utama, yaitu Padi. 2. Tanaman Perkebunan Organik: Komoditas perkebunan rakyat atau besar, yaitu Kopi. 3. Tanaman Hortikultura Organik: Kelompok tanaman hortikultura yang terdiri dari: 3.1 Sayuran: Selada, Bawang Daun, Bayam, Kangkung, Beetroot, Sawi, Tomat, dan Kale. 3.2 Buah-buahan: Jeruk dan Jambu. 3.3 Biofarmaka (Tanaman Obat): Jahe. Tahun 2025
5 Produksi Peternakan Total volume hasil produksi utama dari sektor peternakan selama satu tahun kalender. Komoditas yang dicakup meliputi: 1. Daging 2. Susu 3. Telur Tahun 2025
6 Produktivitas Tanaman Pangan Rata-rata hasil produksi per satuan luas panen pada tahun berjalan, dinyatakan dalam satuan Ton/Hektar. Komoditas meliputi: 1. Padi 2. Jagung Tahun 2025
7 Produktivitas Tanaman Perkebunan Tingkat efisiensi hasil panen komoditas perkebunan per satuan luas lahan produktif (Kg/Ha) pada tahun berjalan. Komoditas meliputi: 1. Kopi Tahun 2025
8 Produktivitas Tanaman Hortikultura Besarnya output panen yang dihasilkan per satuan luas panen (Ku/Ha) pada tahun berjalan. Klasifikasi meliputi: 1. Sayuran: Bawang Daun, Bawang Merah, Kentang, Kubis, Petsai/Sawi, Wortel. 2. Buah-buahan: Apel, Jambu Biji, Jeruk. 3. Tanaman Hias: Mawar, Krisan, Anggrek Pot. 4. Biofarmaka: Jahe. Tahun 2025
9 Produktivitas Pertanian Organik Rata-rata hasil panen per satuan luas (yang dihasilkan melalui sistem pertanian organik (tanpa input kimia sintetik) dalam satu tahun kalender. Indikator ini mencerminkan efisiensi hasil budidaya organik pada komoditas: 1. Tanaman Pangan Organik: Rata-rata hasil panen komoditas Padi. 2. Tanaman Perkebunan Organik: Rata-rata hasil panen komoditas Kopi. 3. Tanaman Hortikultura Organik: Meliputi perhitungan produktivitas untuk kelompok: 3.1 Sayuran: Selada, Bawang Daun, Bayam, Kangkung, Beetroot, Sawi, Tomat, dan Kale. 3.2 Buah-buahan: Jeruk dan Jambu. 3.3 Biofarmaka: Jahe. Tahun 2025
10 Populasi ternak Total jumlah ternak yang dipelihara/dimiliki oleh peternak pada titik waktu tertentu dalam tahun berjalan dan dinyatakan dalam satuan Ekor. Data ini mencakup kelompok: 1. Sapi potong 2. Domba 3. Kambing 4. Kelinci 5. Ayam buras 6. Ayam ras pedaging 7. Itik 8. Entok 9. Sapi perah 10. Ayam petelur Tahun 2025
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Bulanan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Sebagian Wilayah Indonesia
4.5. Wilayah Kegiatan:
Nama Provinsi
Kabupaten/Kota
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Lainnya : Dokumen Form Capaian Kinerja Triwulan I - Triwulan IV
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Tidak
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Usaha Dan Perusahaan
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Tidak
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak