Beranda / Rekomendasi Terbit / Kompilasi Data Statistik Perkebunan Di Indonesia Tahun 2026

Rancangan Kegiatan Statistik

Judul Kompilasi Data Statistik Perkebunan Di Indonesia Tahun 2026
Cara Pengumpulan Data Kompromin
Instansi Kementerian Pertanian
Tanggal Terbit 13 Mei 2026
Identitas Rekomendasi K-26.0000.051
Judul Kegiatan :
Kompilasi Data Statistik Perkebunan di Indonesia
Tahun:
2026
Cara Pengumpulan Data:
Kompromin
I. Penyelenggara
1.1. Instansi Penyelenggara:
Kementerian Pertanian
1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:
Jl. Harsono RM. No. 3, Ragunan Jakarta 12550
Telepon:
Telp/Whatsapp: 0812-9293-7867
Faksmile:
Email:
layanan.data@pertanian.go.id
II. Penanggung Jawab
2.1. Unit Eselon Penanggung Jawab:
Eselon 1:
Direktorat Jenderal Perkebunan
Eselon 2:
Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan
2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):
Nama:
Adi Cahyono, SE.,M.Sc
Jabatan:
Ketua Kelompok Data, Evaluasi, Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan dan Pengendalian Intern
Alamat:
Jl. Harsono RM No.3, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Telepon:
021 - 7815485
Faksmile:
021 7815486
Email:
datinbun@gmail.com
III. Perencanaan dan Persiapan
3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Ketersediaan data dan informasi statistik yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, perencanaan pembangunan harus didasarkan pada data dan informasi yang akurat. Selain itu, melalui Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, setiap instansi pemerintah diamanatkan untuk meningkatkan tata kelola data agar menghasilkan data yang berkualitas. terpadu, serta mudah diakses dan dibagi pakaikan antar instansi.

Sehubungan dengan hal tersebut,diperlukan ketersediaan data statistik yang menggambarkan kondisi dan perkembangan subsektor perkebunan secara komprehensif. Oleh karena itu dilaksanakan kegiatan Kompilasi Data Statistik Perkebunan di Indonesia untuk menghimpun, mengolah, dan menyajikan data statistik perkebunan yang meliputi luas areal, produksi dan produktivitas komoditas perkebunan dari berbagai wilayah di Indonesia sebagai bahan prerencanaan dan evaluasi pembangunan di sektor perkebunan.

Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan melaksanakan kegiatan Kompilasi Data Statistik Pokok Perkebunan Tahun 2025. Kegiatan ini meliputi pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi perkebunan yang dilakukan secara bertahap, dimulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi. Hasil rekapitulasi di tingkat provinsi selanjutnya dikirinkan ke Direktorat Jenderal Perkebunan untuk disinkrinisasi, diverifikasi, dan disajikan dalam bentuk publikasi berupa Buku Statistik Perkebunan.

3.2. Tujuan Kegiatan:

Tujuan Umum

Memperoleh data statistik di bidang perkebunan yang lengkap, akurat dan mutakhir dengan cakupan seluruh wilayah Indonesia pada tahun t-1 (tahun lalu) sebagai angka tetap, tahun t (tahun berjalan) sebagai angka sementara dan t+1 (tahun depan) sebagai angka estimasi.

 

Tujuan Khusus

Kegiatan Kompilasi Data Statistik Pokok Perkebunan Nasional dilaksanakan untuk memperoleh data statistik mengenai:

  1. Luas areal perkebunan menurut status tanaman (Tanaman Belum Menghasilkan/TBM, Tanaman Menghasilkan/TM, dan Tanaman Tidak Menghasilkan/TTM)

  2. Produksi komoditas perkebunan menurut jenis komoditas

  3. Produktivitas tanaman perkebunan

  4. Jumlah pekebun

  5. Perkembangan komoditas perkebunan utama di tingkat provinsi dan nasional

  6. Data yang dikompilasi tersebut disajikan menurut jenis pengusahaan, yaitu Perkebunan Rakyat (PR) dan Perkebunan Besar (PB)

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:
Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan/Persiapan
02 Januari 2026
24 Mei 2026
B. Pelaksanaan Lapangan
25 Mei 2026
30 Juni 2026
C. Pengolahan
01 Juli 2026
31 Agustus 2026
D. Analisis
01 September 2026
30 November 2026
E. Penyajian
01 Desember 2026
31 Desember 2026
3.4. Variabel yang Dikumpulkan:
No.
Nama Variabel
Definisi
Referensi Waktu
1 Luas Areal Perkebunan luas tanaman komoditas perkebunan baik yang belum menghasilkan, sedang menghasilkan maupun tidak menghasilkan/rusak a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
2 Luas Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) tanaman yang belum memberikan hasil karena tanaman tersebut masih muda (belum pernah berbunga/belum cukup umur untuk berproduksi) a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
3 Luas Tanaman Menghasilkan (TM) tanaman yang sedang menghasilkan dan atau sudah pernah menghasilkan/berproduksi walaupun pada saat ini sedang tidak menghasilkan karena belum musimnya. Termasuk juga tanaman yang tidak dipanen. a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
4 Luas Tanaman Tidak Menghasilkan/Tanaman Rusak (TTM/TR) tanaman yang tidak menghasilkan disebabkan karena tanaman yang sudah tua, rusak, mandul, serta tidak memberikan hasil a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
5 Produksi Banyaknya hasil yang diperoleh dari setiap jenis tanaman perkebunan yang diusahakan selama periode laporan sesuai dengan wujud produksi masing-masing tanaman. a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
6 Produktivitas jumlah produksi yang dihasilkan per satuan luas tanaman menghasilkan pada periode laporan a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
7 Jumlah Pekebun banyaknya pekebun yang membudidayakan/mengusahakan tanaman perkebunan Rakyat a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
8 Komoditas Perkebunan Jenis tanaman perkebunan yang diusahakan untuk tujuan ekonomi yang dapat berupa tanaman tahunan dan tanaman semusim a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
9 Provinsi wilayah administrasi pemerintahan tingkat pertama sebagai wilayah dalam penyajian data statistik tingkat regional a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
10 Kabupaten satuan wilayah analisis dalam statistik yang digunakan untuk penyajian data tingkat daerah a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
11 Status Pengusahaan kategori usaha perkebunan berdasarkan pihak pengelola atau pemilik usaha perkebunan yang terdiri dari Perkebunan Rakyat, Perkebunan Besar Negara dan Perkebunan Besar Swasta a. Angka Tetap (1 Januari s.d 31 Desember t-1); b. Angka Sementara (1 Januari - 30 Juni tahun t (data realisasi) dan 1 Juli - 31 Desember tahun t (data perkiraan)); c. Angka Estimasi (1Januari-31 Desember tahun t+1)
IV. Desain Kegiatan
4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:
Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:
Tahunan
4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
Seluruh Wilayah Indonesia
4.6. Metode Pengumpulan Data:
  • Pengumpulan Data Sekunder
4.7. Sarana Pengumpulan Data:
  • Mail
VI. Pengumpulan Data
6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Study)?
Tidak
6.6. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:
  • Supervisi
  • Lainnya : Verifikasi data dengan mengumpulkan dinas secara berjenjang
VII. Pengolahan Dan Analisis
7.1. Tahapan Pengolahan Data:
Penyuntingan (Editing)
: Tidak
Penyandian (Coding)
: Tidak
Data Entry
: Ya
Penyahihan (Validasi)
: Ya
7.2. Metode Analisis:
Analisis Deskriptif
7.3. Unit Analisis:
  • Lainnya : komoditas perkebunan dan wilayah
7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:
  • Nasional
  • Provinsi
  • Kabupaten Atau Kota
VIII. Diseminasi Hasil
8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Tercetak (Hardcopy)
: Ya
Digital (Softcopy)
: Ya
Data Mikro
: Tidak